me and myself..whatever!

25 Oct 2009

Makrabku, makrabmu dan makrab kita semua

Malam yang sangat Akrab…

16/10/09

PAgi itu udara tak sesegar biasanya, aku mencoba menghubungi kawanku yang berjanji untuk menjemputku hari ini, mulai panic akan ketepatan janji yang aku tawarkan untuk mereka, aku mecoba berangkat sepagi mungkin untuk memenuhi janjiku. Merasa sangat bersalah kepadamua adikku, ketidakhadiranku mungkin membuat mereka resah dan jengkel,ingin rasanya menjadi pemandu yang baik, untuk mu, keterbatasan ini membuat aku pada posisi bersalah yang terlalu, akupun menyalahi diriku sendiri, aku berusaha untuk memandukan kalian dengan baik, semampuku dan sebaik yang aku bisa. TIdak hanya kalian yang menacri kemana aku, tapi aku sendiripun mencari kemana luang itu ada. Tapi aku tak ingin menyalahkannya, aku sangat menikmati semua kesibukan ini, namun aku merasa bersalah karena aku tidak bisa menjadipemandu yang baik, dan aku berusaha untuk menjaga kalian sesuai amanat sahabat –sahabatku yang menjadikan aku pemandu untuk selalu menyayang adik2ku. Aku menyayangi mereka, ya sudah seperti keluargaku sendiri, aku sendiri di jogja namun aku memiliki kalian semua seperti bagian dalam diriku, Aku tdak ingin disebut berlebihnan namun aku sangat bersyukur akan keberadaan dia, kamu dan mereka.

aku mengesimpangkan semua rasa paniku, kami semua berangkat dengan bis yang sudah terbagi dengan baik dan sampai dengan selamat, panitia mempolakan ruang yang nyaman untuk kami singgah semalaman dsini, tempat ini terdiri dari beberapa kamar dengan ukuran yang berbeda, bagiku ini termasuk nyaman karena budget sewa yang tidak begitu besar namun terfasilitasi denga baik, salud untuk mereka yang menemukan tempat yang nyaman seperti ni. Diawali oleh perkenalan aku merasa melupakan satu ritual yang penting, namun aku menanamkannya dalam hati dan berusaha untuk percaya hari in akan berjalan dengan lancar, aku yakin kamu pun tau apa ritual itu„heheh„

BErgelar tikar kami mulai mendengarkan satu persatu yel-yel kelompok, Prita dengan cirri khasnya “Slamat siang teman-teman” sudah menjadi menu pembuka yang tidak pernah terlewatkan, pembawa acara yang cukup komunikatif membuat kita semua selalu fokus dengan baik, tak lupa Games-games kreatif pastinya berjalan lancar, walaupun kelompokku tidak menang tapi kami cukup koperatif sebagai pejuang yang berhasil menebak Princess exotis dengan tepat..Gyabooouuuu ,*perlu perdebatan mendalam, konferensi, jampe jampe sampe konsultasi cenayang untuk menebak itu* haiyah…

CApek, basah, kotor, pegal, linu , asam urat bibir pecah pecah „ haiyah terus aja„ bagiku semua tidak terasa„, aku menikmatinya sungguh„ mulai dari foto2 narsis waktui senja ampe nanyi-nyanyi and menikmati panitia cowo yang bela2 in ngedance n membuat suasana menjadi asik di malam keakraban,sampai Hororisme yang membuat badanku kejang-kejang, haiyah„,tertawa, gembira dan bersenang-senang itu yang aku rasakan,.. Semua tersenyum, walaupun aku tak tahu apa yang mereka rasakan sesungguhnya atau masalahapa yang mereka hadapi, aku menganggapnya ini sebuah keberagaman yang seragam, hamper tak terlihat sirat wajah dan rasa yang berbeda, mereka menjadi satu keutuhan yang sama, bergerak, bercengkrama, tersenyum dan bahagia, aku tak yakin mereka masih nmenyisakan sedih pilu akan masalahnya, yang kuliaht mereka hanya menikmati hari ini„ saat kita bersama. Akupun begitu, aku hamper melupakan semua masalahku dan kepnatanku, lalau aku berucap kalau aku bersyukur dipilihnya untuk bergabung disini bersama adik-adikku yang sudah aku anggap seperyi saudaraku. Ya kita semua bersaudara„ aku kamu dan mereka…
Aku menyadarinya, siang terasa pelik, suara air terjun itu dan panasnya hari ini menggugahku untuk segera mencari diamana sumber suara itu berasal, melangkah untuk kesekian kalinya, memadu bukit dengan melewati tangga yangtak terhitung jumahnya, sesekali aku terhenti dan beristirahat sejenak, „ di sudut tak sengaja aku brtemu dengannya, aku bersamanya melewati tangga yang terjal sambil bercanda disusul degan kawanan yang bersemangat namun ketakutan akan serangan monyet monyet jail yang horor abez
aku tersenyum sendiri, umur kami sangat berbeda tepat 4 tahun dibawahku dan aku datasnya, kita ini setara guammaku, kau tidak ingin dianggap lebih walaupun memang aku lebih tua darinya, lalu ia menyakinkanku kalau kita adalah sama, lalu aku bersyukr memiliki adik seperti kamu dan dia„lalu kembali aku bergumam sendiri
“today is perfect”

Fajar dan renungan malamku

Diwaktu fajar, aku melihat warna keakraban dan awan yang sangat bersahabat, menghela nafas sejenak aku mengingat kisahku yang aku lewati begitu panjang, ya aku sudah lama berada disini,JOgja„ aku termenung dan meihat awan menawan yang Ista bilang hampir menyerupai Eskrim, ya memang warananya yang biru hijau dan pink membuatku terkagum kagum dan tak henti bersyukur. Sekali lagi aku menghela nafas.. menghirup nafas panjang.. merasa sedih karena harii ini cpet berlalu, aku masih ingin menghelakan nafas di waktu luangku„ meghirup udara pagi aku tertegun dan memejamkan mata, disela letihku pada malam itu, aku teringat doaku sebelum memejamkan mata, aku melihat adikku sedangtertidur lelap semua terlihat letih namun mereka senang, lalu aku mencoba tetap membuka mataku sampai kelopaknya meletup sendiri, cahaya lampu sudah terbiaskan dalam-dalam„ gambar yang terlihat hampir meredup dan yang terlihat hanya garis cahaya yang semakin mengecil„ takuasa aku menahan kantukku, semua lelap cahaya padam, akupun tertidur pulas..


25/10/09

HAri ini, ditemani segelas air putih dan tumpukan kertas, aku mncoba mengabaikan sejenak materi yang harus aku perjuangkan besok, hari ini jogja panas, kepenantan ini sudah jelas sampai kekerongkonganku, aku tak mengira debet air yang aku minum sudah melampauwi batas wajar konsumsiku, sungguh prestasi yang memukau, aku mencoba membanggakan diriku sendiri.
Hanya memandang dan mendengar siulan burung yang bertengger di atap rumah, aku mencoba mengasikkan diri dengan harapan kepenatan ini akan hilang, tia-tiba rasa itu kembali bersimfoni dalam kepalaku. Sekali lagi aku mengeluh, panas sekali jogja hari ini.lau aku termenung dan kemudian tertawa sendiri, aku kepanasan., ya seminggu yang lalau aku merasakan panas ini, tapi panas yang kurasakan bukan kepenatan yang aku rasakan sekarang, walaupun lebih panas dari yang kurasakan hari ini, keceriaan menutupnya hingga membawa angin kesejukan bagi yang menikmatinya. AKu menikmatinya, bahkan terlalu asik sampai aku lupa kalau pada saat itu suhu udara hamper mencapai 42„, kapan hari itu terulang kembali, keluhku..

Aku kebali meminum air putih yang hamper habis… aku melihat sahabatku yang sedang asik menikmati udara panas disebelahku dan memejamkan mata, aku tetap bergulat dan asik dengan pikiran pikiran seminggu yang lalu, sambil melihat burung yang masih bercengkrama di atap rumah aku mencoba menuliskan kebahagiaan yang sayang untuk dilupakan„ seketika mataku kabur dan mengabaikan pantulan cahaya yang menusuk pipiku, ternyata loteng ini membantuku, untuk bercengkrama dan mengingat nya kembali, badanku terdiam, mataku takbergerak lagi, aku hanya terfokus akan satu titik gedung MM UGM yang terlihat semakin kabur dan menjauh, lalu aku mengingat hari yang sangat melelahkan itu dan cukup berkata “ aku sangat menikmatinya kawan”

“ Bercerita, tertawa dan bahagia, aku gambarkan keceriaan ini dimalam yangtelah kita susun bersama untuk kesuksesannya, , kupastikan keceriaan itu untukmu dan mereka, dan kebahagiaan itu lebih pasti daripada hokum pasti yang pernah ada, salut untukmu Hanjoy dan kawan-kawanku, “

Walaupun posisi aku tidak punya pengaruh yang penting,n kata2 ku yang kelewat lebay atau terdapat kata menyakitkan, aku mau bilang maaf bgt bgt bgt bgt bgt„ kalau kemarin kenerjaku kurang optimal atau kesalahan heheh„ tapi jangan cegah aku buat blang..

“Salud buat temen2 acara, salud juga buat temen2 P3 K sumpeh „ kalian preventif n proaktif abis„, buat dokumentasi„foto2ny keren2 euy„ Pemandu„seneng banget bisa koordinasi sama kalian semua, keamaman „makasih pinjemn HT nya hahah„n terakhir buat Hanjoy n PH„ Salud buat kalian…”